
Di sekolah, siswa bukan sekadar “penerima pelajaran”. Mereka adalah bagian penting dari ekosistem pendidikan yang memiliki hak untuk dilindungi dan difasilitasi, sekaligus kewajiban untuk menjaga ketertiban dan tanggung jawab bersama. Memahami hak dan kewajiban ini membantu menciptakan suasana belajar yang aman, adil, dan nyaman bagi semua pihak.
Apa yang Dimaksud Hak dan Kewajiban Siswa?
Hak siswa adalah segala hal yang pantas diterima siswa selama mengikuti pendidikan mulai dari layanan pembelajaran hingga perlakuan yang manusiawi.
Kewajiban siswa adalah tanggung jawab yang harus dijalankan agar proses pendidikan berjalan tertib dan tujuan pembelajaran tercapai.
Keduanya saling melengkapi. Hak memberi ruang tumbuh dan perlindungan, sementara kewajiban membentuk sikap disiplin dan kepedulian.
Hak-Hak Siswa di Sekolah
Dalam aturan pendidikan nasional, hak siswa dijamin agar setiap anak mendapat kesempatan belajar yang setara. Beberapa hak yang paling dekat dengan keseharian siswa antara lain:
- Mendapatkan Pendidikan yang Layak
Setiap siswa berhak memperoleh pembelajaran yang bermutu sesuai kemampuan dan kebutuhannya, tanpa perlakuan diskriminatif. - Diperlakukan dengan Hormat dan Aman
Siswa berhak belajar di lingkungan yang aman, bebas dari perundungan, kekerasan fisik, maupun kata-kata yang merendahkan. - Menggunakan Fasilitas Sekolah
Perpustakaan, laboratorium, ruang kelas, dan sarana lainnya dapat digunakan siswa untuk mendukung proses belajar, selama sesuai aturan. - Menyampaikan Pendapat Secara Santun
Siswa berhak bertanya, berdiskusi, dan menyampaikan pendapat atau saran terkait kegiatan sekolah dengan cara yang bertanggung jawab. - Mendapat Penilaian yang Adil
Setiap hasil belajar siswa berhak dinilai secara objektif, transparan, dan sesuai ketentuan.
Kewajiban Siswa yang Perlu Dijalankan
Di balik hak yang dimiliki, siswa juga memikul kewajiban agar lingkungan sekolah tetap tertib dan kondusif. Kewajiban tersebut meliputi:
- Mematuhi Tata Tertib Sekolah
Aturan sekolah dibuat untuk kebaikan bersama. Siswa wajib mematuhinya sebagai bentuk kedisiplinan. - Menghormati Guru dan Warga Sekolah
Sikap sopan, santun, dan saling menghargai adalah dasar hubungan yang sehat di lingkungan pendidikan. - Belajar dengan Sunguh-sungguh
Mengikuti pelajaran, mengerjakan tugas, dan berpartisipasi aktif adalah kewajiban utama setiap siswa. - Menjaga Nama Baik Sekolah
Perilaku siswa, baik di dalam maupun di luar sekolah, mencerminkan citra sekolah tempat ia belajar. - Merawat Fasilitas Sekolah
Sarana dan prasarana sekolah adalah milik bersama yang harus dijaga dan digunakan secara bertanggung jawab.
Mengapa Keseimbangan Itu Penting?
Hak dan kewajiban tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Ketika hak terpenuhi dan kewajiban dijalankan, proses belajar menjadi lebih nyaman dan efektif. Sebaliknya, jika salah satunya diabaikan, akan muncul ketidaktertiban yang merugikan semua pihak.
Di sinilah peran guru, sekolah, dan orang tua sangat penting—mendampingi siswa agar memahami bahwa kebebasan selalu diiringi tanggung jawab.
BACA JUGA: Apa Itu Kurikulum Merdeka dan Bagaimana Penerapannya di Sekolah
Hak dan kewajiban siswa menurut aturan pendidikan nasional bukan sekadar aturan tertulis, tetapi pedoman hidup bersama di sekolah. Dengan memahami dan menjalankannya secara seimbang, siswa tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan berkarakter.
Lingkungan sekolah yang tertib dan saling menghargai akan lahir dari kesadaran bersama—bahwa setiap hak yang diterima selalu berjalan seiring dengan kewajiban yang dijalankan.